-->

Notification

×

Iklan 100

Tag Terpopuler

Pemkot Cimahi dan Kemenkeu Dorong Literasi Keuangan Lewat Sosialisasi APBN dan Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 | 9:20:00 AM WIB Last Updated 2026-07-16T16:21:38Z

 


Cimahi, Nuansa Inspirasi.com – Pemerintah Kota Cimahi bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menggelar kegiatan Edukasi Literasi Keuangan dan Sosialisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030 di Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Kamis (16/7/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, instansi vertikal, hingga berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan negara sekaligus memperkenalkan instrumen investasi yang aman bagi masyarakat.


Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan literasi keuangan memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang mampu mengelola keuangan secara bijak serta memahami kontribusi APBN terhadap pembangunan nasional.


Menurutnya, selama ini APBN masih sering dipandang sebatas dokumen berisi angka-angka, padahal memiliki fungsi strategis sebagai instrumen utama negara dalam mendukung pembangunan dan melindungi masyarakat.


"Melalui APBN, pemerintah membiayai berbagai sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, hingga penguatan ketahanan nasional. Karena itu, masyarakat perlu memahami bagaimana anggaran negara bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan," ujar Ngatiyana.


Ia menambahkan, meski kondisi ekonomi global masih diwarnai berbagai tantangan seperti fluktuasi nilai tukar, tekanan inflasi, dan perlambatan ekonomi dunia, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga berkat kebijakan fiskal yang dikelola secara hati-hati dan akuntabel.



Ngatiyana berharap kegiatan edukasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan serta mendorong partisipasi dalam mendukung pembangunan nasional melalui instrumen investasi yang disediakan pemerintah.


Sementara itu, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Direktorat Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Singgih Gunarsa, menjelaskan bahwa Surat Berharga Negara (SBN) Ritel merupakan salah satu instrumen investasi yang aman karena dijamin oleh negara sekaligus menjadi sumber pembiayaan pembangunan melalui APBN.


Pada kesempatan tersebut, pemerintah memperkenalkan Obligasi Negara Ritel Seri ORI030 yang menawarkan dua pilihan tenor, yaitu ORI030-T3 dengan jangka waktu tiga tahun dan kupon tetap sebesar 6,90 persen, serta ORI030-T6 dengan tenor enam tahun dan kupon tetap 7,00 persen.


"Melalui ORI030, masyarakat tidak hanya memperoleh imbal hasil investasi yang kompetitif, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional. Kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya di Kota Cimahi, yang memanfaatkan instrumen investasi ini," kata Singgih.


Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan utang pemerintah tetap berada dalam kondisi yang sehat dan terkendali. Defisit APBN saat ini tercatat sekitar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), masih berada di bawah batas maksimal tiga persen sesuai ketentuan fiskal.


Selain pemaparan mengenai kondisi APBN dan ORI030, peserta juga mendapatkan materi tentang pentingnya literasi keuangan, strategi membangun investasi yang sehat, karakteristik Surat Berharga Negara Ritel, hingga tata cara pembelian ORI030 yang disampaikan oleh Analis Keuangan Negara Ahli Muda Direktorat Surat Utang Negara, Bahal A. Pranata.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi dan Kementerian Keuangan berharap tingkat literasi keuangan masyarakat terus meningkat sehingga mampu mengambil keputusan investasi secara tepat sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional. (Adita)